Jumat, Juni 26, 2015

Kembali Lagi

Sepertinya lama sekali saya tidak lagi aktif, mengupdate tulisan-tulisan yang sudah siap diupload. Pada awalnya saya tunda karena alasan fokus dulu pada pekerjaan, tapi pada akhirnya justru berlanjut terlupakan.

Nampaknya semangat untuk menulis harus mulai digiatkan kembali, hitung-hitung untuk terus memperlancar bahasa tulisan yang belum sistematik urutannya.

Semoga saja harapan ini bisa saya wujudkan, untuk menambah khasanah wawasan bagi pembaca semua.

Salam hangat untuk semuanya.

Jumat, Oktober 19, 2012

Pemilukada Dalam Konteks Pengembangan Kota

Saat ini, gema demokrasi di negara kita mulai berkembang sedemikan pesat. Bentuk-bentuk dari terbukanya demokrasi di negara ini, salahsatunya adalah diberikannya peluang dan kesempatan bagi seluruh warga negara yang berkeinginan untuk memimpin daerah atau propinsi, bahkan sebagai presiden sekalipun. Peluang ini dimanfaatkan bagi para pihak yang memang benar-benar ingin mencalonkan diri untuk itu.
Untuk dapat lolos dan menjabat pucuk pimpinan yang diharapkannya, semua calon harus menyampaikan harapan dan rencananya selama ia nanti menjabat. Bahasa umumnya, mereka menyampaikan visi dan misinya selama masa kampanye. Bahkan di beberapa tempat diadakan debat kandidat, dimana masyarakat luas diminta untuk menilai, memahami dan menentukan pilihan atas dasar visi dan misi tersebut, tentu saja bukan sesederhana itu, masih ada banyak faktor yang akan sangat menentukan terpilihnya seseorang menjadi pejabat wilayah atau tidak.
Saya tidak akan membahas tentang bagaimana terpilihnya seseorang atau tidak, seperti yang telah saya utara diatas. Namun akan lebih fokus pada bagaimana pemilukada ini dapat memacu pertumbuhan dan pengembangan kota pada suatu daerah, apakah pada level kabupaten dan kota, ataupun propinsi.
Kembali lagi

Perlu saya sampaikan bahwa tulisan ini sifatnya hanya pandangan pribadi, tentang perkembangan demokrasi yang terjadi di negara kita ini. Tulisan ini tidak bermaksud untuk menilai apakah yang dilakukan benar atau salah, tapi semata pandangan atas perubahan yang terjadi di masa-masa sekarang ini. Terima kasih sebelumnya.

Sabtu, Februari 04, 2012

Lagi-lagi Trotoar Jalan


Baru-baru ini ramai dibicarakan kembali persoalan trotoar jalan. Disalahsatu  media televisi swasta, menayangkan seorang ibu dengan beraninya melabrak pengendara sepeda motor yang menggunakan trotoar sebagai jalurnya.

Ironis melihatnya, nampaknya kepedulian masyarakat yang berada ditengah hiruk pikuknya kehidupan perkotaan sudah tidak nampak. Tapi buktinya, masih ada orang yang mau menaruh perhatian tentang persoalaan tersebut, ibu itu salahsatunya.

Selasa, April 20, 2010

Sulitnya Membangun Komitmen

Sempat pada suatu hari saya berkelakar dengan teman saya, waktu itu kami sedang membicarakan tentang suatu hal, saya lupa topik pembicaraannya. Tapi saya ingat akan satu hal dari pembicaraan itu, teman saya tadi mengungkapkan bahwa kita ini komitmen untuk tidak melaksanakan komitmen itu sendiri, ..... hah apa maksudnya ini. Saya jadi bingung dengan apa yang dia maksud. Saya bertanya lebih jauh kepada teman ini. Jawaban yang diberikan menurut saya sangat mengejutkan. Banyak aturan yang sudah ditetapkan, dan aturan ini kalau mau dipikir dibuat berdasarkan kesepakatan bersama. Tapi coba anda lihat pada prakteknya banyak hal yang tidak sejalan dengan aturan tadi. Hmm menarik juga apa yang disampaikan teman tadi.

Kamis, April 01, 2010

Waktu dan Kesempatan

Sebuah Renungan.....

Adalah dua hal yang begitu sulit untuk dikompromikan, waktu dan kesempatan. Waktu berjalan terus tanpa bisa kita hentikan, sementara keterbatasan manusia untuk dapat memanfaatkan waktu dengan baik, menjadi suatu hal yang cukup menyulitkan. Kemudian kesempatan, bahwa kesempatan harus dimanfaatkan dengan baik, namun pada kenyataannya jarang yang dapat memanfaatkan esempatan itu dengan baik. Ada pepatah menyebutkan bahwa kesempatan tidak pernah datang dua kali..... Mungkin ada benarnya.


Minggu, Desember 13, 2009

Trotoar, fasilitas umum yang sering terlupakan


Mungkin kita semua sudah pernah mendengar apa yang dimaksud dengan trotoar. Dalam bahasa lain dapat juga disebut sebagai pedestrian, pathway atau apalah. Namun yang pasti fungsi utama trotoar ini digunakan sebagai jalur bagi pejalan kaki. Umumnya letak trotoar ini berada di tepian jalan, tepian sungai atau pada tempat-tempat tertentu. Teorinya, trotoar ini harus memenuhi beberapa syarat agar penggunanya merasa nyaman, namun masalahnya sekarang ini, faktor penting yang perlu menjadi perhatian pada penyediaan trotoar ini sering dilupakan atau bahkan diabaikan.

Jumat, Oktober 09, 2009

Setting Microsoft Word 2007

Yang pertama harus kita lakukan adalah melakukan setting terhadap Microsoft Word 2007. Berikut adalah langkah-langkahnya

  1. Buka Microsoft Word. Kemudian klik Office Button > New setelah itu di dialog New Document pilih New Blog Post
  2. Kemudian pilih Manage Account. Apabila belum pernah disetting sebelumnya maka akan langsung masuk ke jendela Manage Account
  3. Berikut adalah jendela Manage Account. Setelah itu pilih New untuk membuat account baru
  4. Pilihlah Blog Provider kamu. Di sini saya akan contohkan saya menggunakan Wordpress. Kemudian tekan Next.
  5. Setelah itu maka akan muncul dialog untuk memasukkan alamat xmlrpc beserta username dan password blog kamu. Perhatikan sebagai contoh, blog saya berlokasi di http://belajarpemrograman.net dan alamat xmlrpcnya berada di http://belajarpemrograman.net/xmlrpc.php. Maka yang saya masukkan adalah alamat xmlrpcnya. Pastikan juga kamu mengaktifkan "Remember Password" agar tak perlu memasukkan password setiap melakukan posting. Kemudian tekan OK
  6. Setelah ini, Microsoft Word akan melakukan koneksi dengan blog kamu. Dan kamu siap untuk menuliskan blog.

Diambil dari http://www.deniar.net/posting-blog-menggunakan-microsoft-word-2007/

Minggu, Agustus 16, 2009

Perilaku Masyarakat Perkotaan Abad 21

Pertanyaan pertama yang muncul adalah perilaku masyarakat yang mana? Saya berpikir bahwa lingkungan dan kehidupan sekitar kita, sedikit banyak memberi pengaruh terhadap perilaku kita sebagai manusia maupun masyakarat. Kenapa begitu, disinilah poin penting dari apa yang akan saya tuliskan.

Rabu, Mei 06, 2009

Kriteria Tanaman untuk Ruang Terbuka Hijau

Dalam pengembangan RTH, pemilihan jenis tanaman yang tepat, sesuai dengan fungsi-fungsi RTH, maka perlu diperhatikan persyaratan umum tanaman untuk ditanam di wilayah perkotaan, yakni beberapa hal sebagai berikut :

Senin, Mei 04, 2009

Vegetasi Ruang Terbuka Hijau

Seperti diketahui bahwa, vegetasi pada ruang terbuka hijau mempunyai fungsi secara ekologis dan selain itu juga mempunyai fungsi secara arsitektural[1] sebagai i) komponen pembentuk ruang (physical barriers), ii) pembatas pandangan (visual control), iii) pengontrol angin dan sinar matahari (climate control), iv) penghasil bayang-bayang keteduhan, dan v) aksentuasi dan keindahan lingkungan (aesthetic values), selain itu fungsi lain vegetasi atau tanaman adalah sebagai i) pencegah erosi (erosion control) dan ii) habitat satwa (wild habitats)[2

Penempatan tanaman atau vegetasi pada RTH perlu diperhatikan karateristik tanaman, seperti bentuk (tajuk, batang, cabang, ranting dan daun), tekstur (batang dan daun), warna (batang, daun dan bunga), fungsi tanaman serta tinggi dan lebar tanaman, kemudian habitat tanaman, seperti pola pertumbuhannya, sistem perakarannya, tempat tumbuhnya dan pola pemeliharaannya, selain itu fungsi tanaman juga perlu dipertimbangkan


Vegetasi dalam RTH akan memberikan estetika tertentu dan alamiah, baik dari garis, bentuk, warna, dan tekstur yang ada dari tajuk, daun, batang, cabang, kulit batang, akar, bunga, buah maupun aroma yang ditimbukan dari daun, bunga maupun buahnya. Aspek penting yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan jenis tanaman untuk RTH adalah aspek hortikultural. Selain itu, untuk menunjang estetika urban design, pemilihan jenis vegetasi untuk RTH juga harus mempertimbangkan aspek arsitektural dan artistik visual.

Oleh karena itu, ada beberapa pengelompokan jenis tanaman yang mempunyai karakteristik tertentu, yang dapat digunakan dalam pengembangan RTH Kota. Pengelompokan jenis tanaman berdasarkan pada bentuk tajuk dan struktur tanaman, terdiri dari :
a)
tanaman pohon,

Tanaman pohon adalah jenis tanaman yang berkayu, mempunyai batang tunggal dan dicirikan dengan pertumbuhan yang tinggi. Tanaman berkayu adalah tanaman yang membentuk batang sekunder dan jaringan xylem yang banyak. Biasanya tanaman jenis ini banyak digunakan sebagai tanaman pelindung dan center point.
b)
tanaman perdu,

Tanaman perdu merupakan tanaman berkayu yang pendek dengan batang yang cukup kaku dan kuat untuk menopang bagian-bagian tanaman. Golongan perdu biasanya dibagi menjadi tiga, yaitu perdu rendah, perdu sedang, dan perdu tinggi. Bunga sikat botol, krossandra dan euphorbia termasuk dalam golongan tanaman perdu.
c)
tanaman semak,

Golongan tanaman jenis ini dicirikan dengan batang yang berukuran sama dan sederajat.
d)
tanaman merambat,

Tanaman merambat ini lebih banyak digunakan sebagai tanaman rambat dan tanaman gantung, dan tanaman jenis ini dicirikan dengan batang yang tidak berkayu dan tidak cukup kuat untuk menopang bagian tanaman lainnya.
e)
tanaman herba, terna, bryoids dan sukulen.

Tanaman herba (herbaceous) atau terna merupakan jenis tanaman dengan sedikit jaringan sekunder atau tidak sama sekali (tidak berkayu) tetapi dapat berdiri tegak.
Tanaman bryoids, terdiri dari lumut, paku-pakuan, dan cendawan. Ukurannya dibagi berdasarkan tinggi vegetasi. Bentuk dan ukuran daunnya ada yang besar, lebar, menengah, dan kecil (jarum dan rumput-rumputan) dan campuran. Tekstur daun ada yang keras, papery dan sekulen. Coverage biasanya sangat beragam, ada tumbuhan yang sangat tinggi dengan penutupan horizontal dan luas, relatif dapat sebagai penutup, ada yang menyambung dan terpisah-pisah. Penutupan tumbuhan merupakan indikasi dari sistem akar di dalam tanah. Sistem akar sangat penting dan mempunyai pengaruh kompetisi pada faktor-faktor ekologi.
Tanaman sekulen adalah jenis tanaman ’lunak’ yang tidak berkayu dengan batang dan daun yang mampu menyimpan cadangan air dan tahan terhadap kondisi yang kering. Kaktus termasuk dalam golongan tanaman sekulen.




[1] Fungsi lansekap tanaman, dalam Arsitektural Lansekap oleh Rustam Hakim dan Hardi Utomo

[2] Plants in the landscape, Carpenter, Philip L., Theodore D. Walker, Lanphear F., 1975.